Rabu, 22 Oktober 2014

Cara Mengatasi Apache Tidak Bisa Running di XAMPP

Entah mengapa, terkadang Apache tidak bisa running di XAMPP. Padahal itu sangat diperlukan untuk membuat website ataupun aplikasi berbasis PHP. Bingung? Tenang, pasti ada solusinya … 

Biasanya hal ini terjadi karena ada aplikasi lain yang menggunakan port yang sama dengan aplikasi Apache XAMPP ini sehingga tidak memungkinkan untuk menjalankannya secara bersamaan. Untuk itu, solusi yang bisa kita lakukan adalah dengan merubah settingan port Apache XAMPP kita supaya bisa tetap running.

Berikut ini langkah-langkahnya:
1.  Lakukan perubahan pada file httpd.conf
2. Buka file httpd.conf di folder C:\xampp\apache\conf\ dengan menggunakan aplikasi notepad.
3. Cari kata “Listen 80” dan ubahlah menjadi “Listen 8080“.
4. Masih di file yang sama, carilah kata “ServerName localhost:80” kemudian ubahlah menjadi “ServerNamelocalhost:8080“. Lalu Simpan.
5. Selanjutnya, buka file httpd-ssl.conf di C:\xampp\apache\conf\extra\. Carilah kata “Listen 443” dan ubah menjadi “Listen 4499“.
6. Masih di file yang sama, dan carilah kata “virtualhost_default_:443” kemudian ubahlah menjadi “virtualhost_default_:4499“
7. Masih di file yang sama, carilah kata “ServerName localhost:443” dan ubahlah menjadi “ServerName localhost:4499“
8. Sekarang jalankan XAMPP Contol Panel, lalu klik Start pada Apache.

Jika muncul peringatan di kotak detail bagian bawah “Apache started [port 80]“, maka bukalah browser dan arahkan ke alamat http://localhost:8080/xampp. Jika berhasil maka Web Service Apache tersebut telah berjalan di port 8080. Nah, kira-kira begitulah cara mengatasi Apache XAMPP yang tidak bisa running. Semoga ini bisa menjadi solusi bagi Anda yang mengalami kesulitan saat menjalankan XAMPP. Jika sudah menggunakan langkah-langkah di atas ternyata masih tidak bisa berjalan, silahkan sampaikan tanggapan Anda pada kolom komentar di bawah ini, saya akan coba bantu mencari solusinya. Semoga bermanfaat ya.. :-)

Selasa, 21 Oktober 2014

Fungsi Input dan Output Dalam C++

Berbicara tentang input dan output dalam C++ tidak jauh dari penggunaan keyboard untuk input dan tampilan layar monitor untuk output. Dalam C++ menggunakan berbagai macam format untuk input dan output tergantung dari penggunaan file header yang digunakan, kemudian yang akan saya bahas adalah penggunaan input dan output yang sering di gunakan dalam C++. 1. Input (Memasukkan Data) Memasukkan data dengan menggunakan 

#include

Fungsi Scanf()Fungsi scanf () untuk menginput data baik bilangan, karakter, ataupun kalimat terformat. Berikut ini merupakan format-format yang di gunakan scanf :
  • %c : Membaca semua karakter.
  • %s : Membaca semua string. %i,
  • %d : Membaca sebuah bilangan bulat (integer. desimal). 
  • %f, %e : Membaca sebuah bilangan pecahan (real, float).
  •  %o : Membaca sebuah bilangan octal.
  • %x : Membaca sebuah bilangan heksadesimal.
  • %u : Membaca sebuah bilangan tak bertanda .
Fungsi Gets() 
Fungsi gets() untuk memasukkan data bertipe karakter, tanpa menggunakan format scanf(), dan tidak dapat menginput data numeric maupun string. 

Fungsi getchar()  
Fungsi getchar() untuk membaca data yang bertipe karakter. Memasukkan data dengan menggunakan #include Fungsi cin >>
 var Fungsi cin >> untuk menginput data berupa numeric, string, dan karakter. Var dapat lebih dari satu variabel (cin >> var >> var) dan dapat berupa karakter. Format : cin.get.(var, sizeof(var)) Penggunaan fotmar ini untuk menginput string lebih dari satu kata atau seperti kita menekan spasi, tetapi akan terjadi keselahan jika satu program digunakan lebih dari satu kali. Dan untuk menangani ini lebih baik menggunakan format cin.getline(var, sizeof(var)). Format : cin.getline(var, sizeof(var)) 

Output (Menampilkan Data)
Menampilkan data dengan menggunakan
#include Menampilkan output ke layar monitor 

Fungsi printf() 
berguna untuk menampilkan semua jenis data (number, string, dan karakter). 

Fungsi puts() 
digunakan untuk menampilkan data string dan secara otomatis akan pindah baris (new line). 

Fungsi Putchar()
digunakan untuk menampilkan sebuah karakter.

Mengatur tampilan output Bentuk sintaks :
printf ("%m,nf",var) m : menyatakan banyaknya digit angka n : menyatakan banyaknya digit angka dibelakang koma var : variabel tertipe float yang akan ditampilkan